Artikel Kesehatan

Lewat Dongeng Mengajak Anak Semangat Makan Sayur

Written by | Senin, 13 November 2017 10:43
Rate this item
(0 votes)

ilustrasi makan sayuran ilustrasi makan sayuran pixabay

Mendongeng merupakan cara yang paling menyenangkan untuk mengajarkan pada anak-anak sebuah nilai penting, misalnya saja soal pentingnya konsumsi makanan sehat dan seimbang.

Dalam  Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII), Aceh, Sabtu (11/11/2017) di kafe Perpustakaan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, sekitar 40 anak tampak antusias mendengarkan dongeng ‘Penyihir Muka Asam dan Dita’. Terkadang wajah mereka sedikit ketakutan ketika sang penyihir berjalan di sela tempat duduk anak-anak.

Alkisah ada penyihir jahat yang senang mengganggu anak-anak. Sang penyihir tak senang bila anak-anak sehat. Dia ingin anak-anak sakit dan malas. Oleh karena itu dia membuat ramuan dari permen, es krim, makanan ringan, keripik hingga makanan tak sehat lainnya.

Namun sesaat ramuan itu hampir jadi, sang penyihir terkutuk karena mengucapkan mantra yang tak boleh disebut. Sayangnya, ramuan jahat itu terlanjur selesai dan tertinggal di hutan belantara.

Tak lama, seorang anak perempuan petualang muncul di tengah hutan. Dia riang, rajin, selalu tersenyum dan baik hati--namun semua sifatnya berubah saat meminum ramuan jahat yang dibuat penyihir.

Sekembalinya ke rumah, si perempuan petualang nampak malas, dia tak lagi bergairah, selalu bermain gadget dan tak ingin makan-makanan sehat.

 

Anak-anak lantas diminta membantu menghilangkan ramuan jahat tersebut. Mereka diminta ramuan dari bahan sayur-mayur, buah-buahan dan susu agar si perempuan petualang kembali seperti semula. Ramuan pun jadi dan diminum oleh perempuan petualang. Dia kembali seperti sediakala: sehat, riang, baik hati dan rajin membantu orangtua.

Cerita yang menarik itu berhasil membuat anak-anak antusias mendengarkan sampai acara berakhir. Dongeng tersebut dibawakan oleh tiga karyawan Danone—Fauziah Syafarina Nasution, Anindita dan Pal—yang tergabung dalam program Bintang Nutricia.

“Bintang Nutricia mempunyai tanggung jawab untuk membekali orang tua dan anaknya dengan pemahaman nutrisi dan pola tumbuh

 

kembang anak di masa datang. Mendongeng adalah salah satu media yang tepat untuk menyampaikan nilai-nilai dari rumah mengenai pentingnya nutrisi, nilai-nilai budi pekerti, moral dan pembentukan karakter anak dalam proses tumbuh kembangnya,” kata Ririn, panggilan akrab Fauziah.

 

Pesan cerita dongeng Bintang Nutricia mengajak anak-anak untuk gemar mengonsumsi buah dan sayu daripada panganan seperti permen dan cepat saji lain. Konsumsi panganan yang sehat dan bernutrisi akan berdampak pada kecerdasan kognitif anak.

 

Adapun FDII sendiri merupakan acara tahunan yang digelar oleh Komunitas Ayo Dongeng Indonesia (Ayodi) yang rutin diadakan sejak tahun 2013.

 

Dengan tema “Cerita Ajaib”, FDII 2017 melibatkan 50 pendongeng dari dalam dan luar negeri, serta sekitar 150 relawan yang akan membawakan cerita ke seluruh anak negeri, baik di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, hingga Aceh.

Read 9 times Last modified on Senin, 13 November 2017 11:37
Atika Dyah Yuniani

Tenaga Penyuluh Kesehatan Masyarakat Puskesmas Sikumana

atikadiahyuniani@gmail.com

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Mitra Dinkes

Situs Pemerintah Kota Kupang - NTT
Situs Resmi Pemerintah Kota Kupang - NTT
Bappeda Kota Kupang
Website Resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kupang
Puskesmas Pasir Panjang
Melayani dengan CERIA: Cepat,Empati, Ramah, Inovatif & Akurat
Puskesmas Kupang Kota
Profil & Kegiatan Puskesmas Kupang Kota
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
SIKDA NTT
Website Resmi SIKDA NTT

Feedback

james faot
Sabtu, 01 September 2012 lalu, Kami mengundang Dinkes Kota Kupang sebagai salah satu na...
Bungsu
mantaappzz....!!!
crew perencanaan dinkeskot,,kereennzzz... (siapa dulu bosnya,, k len tu pasti, xixixi...