Warta Dinkes

Pelatihan Modul Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI Ekslusif Tk. Kota Kupang Tahun 2012

Written by | Senin, 04 Jun 2012 11:02
Rate this item
(0 votes)

Pelatihan Modul Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI Ekslusif Tk. Kota Kupang Tahun 2012

Salah satu permasalahan gizi yang menonjol di Provinsi NTT adalah tingginya prevalensi balita gizi buruk. Hasil Riskesdes Depkes RI tahun 2007 menunjukkan prevalensi gizi kurang gizi balita sebesar 33,6% atau hampir dua kali lipat angka nasional yang sebesar 18,4%. Pemerintah Provinsi NTT sejak tahun 2005 menetapkan kebijakan penanganan gizi buruk dengan standar Kejadian Luar Biasa (KLB). Seluruh balita harus ditimbang dan dimonitor pertumbuhan secara rutin setiap bulan di posyandu dan jika ditemukan adanya balita gizi buruk harus segera ditangani dalam waktu 1 x 24 jam.

Ada 2 kelompok factor penyebab terjadinya kurang gizi pada balita yakni 1) Faktor-faktor yang berhubungan dengan ketersediaan pangan, dan 2) factor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pola asuh balita. Salah satu faktor yang berkaitan dengan pola asuh adalah cara pemberian makan pada balita. Dalam kondisi kemiskinan seperti di NTT, factor ini sangat penting untuk diperhatikan agar makanan yang tersedia dalam jumlah sangat terbatas/kurang, dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pemenuhan kebutuhan gizi balita. Makanan yang paling baik kualitasnya untuk bayi adalah Air Susu Ibu. Selain berkualitas juga tidak memerlukan biaya untuk perolehannya, lebih hygienis sehingga menghindarkan bayi dari resiko penyakit akibat makanan. Oleh karena itu salah satu prioritas dalam kebijakan program gizi adalah peningkatan pemberian ASI.

Untuk mencapai sasaran dalam upaya peningkatan pemberian ASI diperlukan tenaga kesehatan yang mampu memberikan motivasi kepada ibu, keluarga dan masyarakat agar semua ibu setelah melahirkan memberikan ASI sesegera mungkin kepada bayinya, yakni melalui pelatihan Modul Insiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif 6 bulan. Untuk Itu Dinas Kesehatan Kota Kupang melaksanakan kegiatan Pelatihan Modul Insiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif  6 bulan, yang dilaksanakan pada tanggal 27-29 Maret 2012, untuk menggalang dukungan masyarakat dan memotivasi langsung kepada sasaran ibu hamil dan keluarganya agar menyusui bayinya secara eksklusif 6 bulan dan memberikan makanan pendamping sejak usia 6 bulan hingga 1 tahun serta melanjutkan pemberian ASI bagi bayi diatas 6 Bulan. Pembukaan Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Kesga Dinas Kesehatan Kota Kupang dengan harapan peserta setelah mengikuti pelatihan ini dapat menerapkan di lapangan dan memberi  dampak pada peningkatan cakupan ASI Eksklusif di puskesmas masing-masing,
Tujuan program promosi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif  adalah jumlah keluarga (ibu dan bayi) yang berminat melaksanakan imd dan pemberian asi eksklusif. Peran nakes :
1.    Konselor
2.    Motivator
3.    Menolong/membantu yang menjadi hambatan dalam pemberian asi
4.    Membentu proses imd dan membimbing ibu saat menyusui
5.    Sebagai pengevaluasi jumlah keluarga yang telah melaksanakan IMD  dan ASI Eksklusif
6.    Mempersiapkan ibu untuk menyusui sejak masa kehamilan (kesehatan dan gizi)
7.    Memotivasi ibu dan keluarga untuk bersalin di fasilitas kesehatan agar dapat melaksanakan IMD

Pada Kegiatan simulasi yaitu metode diskusi kelompok, modul yang dibahas adalah membaca kartu menuju Sehat dan disampaikan oleh fasilitator Ngurah Suarnawa. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Fasilitator menjelaskan mengenai cara pencacatan berat badan bayi dan cara membaca arti garis pertumbuhannya. Kemudian fasilitator membagikan KMS pada masing-masing kelompok untuk mengidentifikasi kenaikan berat badan bayi pada soal kasus yang dibacakan oleh fasilitator. Selanjutnya peserta membandingkan kenaikkan berat badan pada usia awal dengan usia mendekati 1 tahun, menyimpulkan arti dari perbedaan kenaikan berat badan.  Terakhir fasilitator menjelaskan pertambahan berat badan minimal untuk setiap bulan dengan mengacu pada KBM pada KMS baru.

Dalam Pelatihan ini dibahas 16 Modul Simulasi dan Pelatihan yang semuanya dilaksanakan dan diikuti oleh tenaga Pengelola Gizi yang ada pada 10 Puskesmas yang ada di Kota Kupang. Selanjutnya Menurut Nugroho DPC AIPMNH  Kota Kupang mengharapkan setelah pelatihan ini konselor dapat melaksanakan kegiatan ini di masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang IMD dan ASI Eksklusif 6 bulan dengan jelas dan dapat dipahami oleh masyarakat.

 

 

 

Read 5151 times Last modified on Sabtu, 28 Oktober 2017 20:52
Debby Riwu

Staff SubBag Perencanaan, Evaluasi & Pelaporan Dinkes Kota Kupang

debbysetyanti@gmail.com

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Mitra Dinkes

Situs Pemerintah Kota Kupang - NTT
Situs Resmi Pemerintah Kota Kupang - NTT
Bappeda Kota Kupang
Website Resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kupang
Puskesmas Pasir Panjang
Melayani dengan CERIA: Cepat,Empati, Ramah, Inovatif & Akurat
Puskesmas Kupang Kota
Profil & Kegiatan Puskesmas Kupang Kota
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
SIKDA NTT
Website Resmi SIKDA NTT

Feedback

james faot
Sabtu, 01 September 2012 lalu, Kami mengundang Dinkes Kota Kupang sebagai salah satu na...
Bungsu
mantaappzz....!!!
crew perencanaan dinkeskot,,kereennzzz... (siapa dulu bosnya,, k len tu pasti, xixixi...