Debby Riwu

Debby Riwu

Staff SubBag Perencanaan, Evaluasi & Pelaporan Dinkes Kota Kupang

Didalam masyarakat peran dukun dan kader sangat dibutuhkan guna mendukung peran bidan. Khususnya melihat fakta bahwa angka Persalinan Tenaga Kesehatan di Kota Kupang pada tahun 2010 masih 72,9 % (Data DINKES Kota Kupang).

Pengalaman baru dan perubahan mood yang terjadi pada wanita hamil tak jarang membuatnya stres. Sebaiknya segera atasi stres dengan baik, karena stres pada ibu hamil bisa membuat bayi berisiko hiperaktif atau ADHD Studi yang dilakukan oleh peneliti Institute of Psychiatry, King's College, London menemukan bahwa stres selama kehamilan mengarah pada keberadaan hormon stres dalam rahim, yang akhirnya dapat membuat anak susah diatur dan cepat marah. Anak-anak yang terkena stres ibu saat berada di dalam rahim lebih rentan untuk menderita ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) dan memiliki masalah emosional lain yang membuat sulit bagi untuk memiliki hubungan yang baik dengan teman sebaya. "Hal ini sangat penting untuk membuat perspektif agar ibu hamil mencoba untuk bersantai, mendapatkan dukungan dari orang tercinta dan melakukan hal-hal yang membuat Anda merasa baik," jelas Alina Rodriguez, yang memimpin penelitian, seperti dilansir Medindia, Selasa (10/5/2011).

Dalam studi yang dilakukannya, tim Rodriguez melibatkan lebih dari 1.700 ibu dan bayi untuk mempelajari hal-hal yang terjadi di rahim hingga anak memasuki usia sekolah. Yang menarik dari studi ini, selain mengalami ADHD yang membuat anak menjadi tidak perhatian, hiperaktif, kurang kontrol diri dan masalah perilaku lainnya, hormon stres yang masuk ke dalam rahim juga mempengaruhi anak lebih jauh lagi.

Ketika hormon stres masuk ke rahim, hormon tersebut tidak memungkinkan aliran hormon antara dua belahan otak menjadi normal, yang akhirnya menyebabkan ketidakmampuan untuk satu sisi otak dominan. Hal ini akan membuat anak mengalami berbagai macam masalah perilaku. Bagaimana mengatasi stres saat hamil?
Berikut beberapa tips mengatasi stres saat hamil:
1. Cari penyebabnya. Renungkan dan diskusikan dengan suami dan keluarga apa saja hal-hal yang menjadi beban berat pikiran Anda.
2. Jaga asupan nutrisi. Menjaga asupan makanan juga bisa membantu ibu hamil menekan risiko stres dan depresi.
3. Rutin berolahraga. Tubuh yang sehat sangat membantu Anda dalam menjaga kesehatan jiwa dan pikiran.
4. Hindari kebiasaan buruk, seperti rokok dan minuman alkohol. Alihkan perhatian Anda setiap kali keinginan untuk melakukan kebiasaan buruk tersebut datang dengan kegiatan yang bisa mendatangkan manfaat lebih bagi Anda. Kebiasaan buruk ini bisa memicu stres dan depresi.
5. Jalin komunikasi. Tidak hanya dengan suami dan keluarga, komunikasi juga bisa dijalin antara sesama ibu hamil. Persamaan nasib dan pengalaman bisa membantu meringankan beban pikiran Anda.
6. Rajin beraktivitas. Aktif melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi ibu hamil, seperti beryoga, berkumpul bersama teman, dan rekreasi, akan membuat pikiran Anda tidak terfokus pada hal-hal berat yang biasanya Anda pikirkan dan juga menurunkan hormon stres.
7. Istirahat nyaman dan cukup. Selain di rumah, istirahat juga bisa dilakukan saat bepergian ke luar kota. Pilih tempat berlibur yang nyaman dan tenang, sehingga Anda bisa istirahat dengan santai. Perhatikan pula posisi istirahat yang tepat bagi ibu hamil.
8. Konsultasikan dengan dokter. Sebisa mungkin, semua keluhan dan perasaan tak nyaman Anda didiskusikan dengan dokter kepercayaan Anda. Dokter akan menilai apakah Anda membutuhkan pengobatan medis atau psikologis sehingga tindak pencegahan bisa segera dilakukan.
Kota Kupang, 4/7/2011. Dinas Kesehatan Kota Kupang pada Senin, 4 Juli 2011 melaksanakan Pelatihan District Health Account (DHA). Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra, M.Si.
Sabtu, 29 Oktober 2011 15:12

Supervisi Lokakarya Mini Puskesmas

Sesuai dengan amanat SKN 2004, dimana Puskesmas merupakan unit pelayanan kesehatan tingkat pertama, yang dalam melaksanakan kegiatannya Puskesmas mempunyai kewenangan untuk melakukan pengelolaan program kegiatannya. Sehingga perlu didukung oleh kemampuan manajemen yang baik. Manajemen Puskesmas merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik yang meliputi perencanaan, penggerakan pelaksanaan serta pengendalian, pengawasan dan penilaian. Penerapan manajemen pergerakan pelaksanaan dilakukan melalui forum pertemuan yang dikenal dengan Mini Lokakarya atau Lokakarya Mini.

Rabu, 22 Februari 2012 14:14

Hati-hati Pada Kotoran Kucing

Kotoran kucing dapat memiliki potensi untuk menyebabkan penyakit pada anjing laut maupun manusia. Seekor kucing muda dapat menumpahkan hingga 100 juta ookista.
Ookista merupakan sedikit telur seperti struktur dalam kotorannya. Hanya diperlukan 1 ookista untuk dapat menyebabkan infeksi Toxoplasma gondii.
Sebagian besar parasit pada manusia adalah tanpa gejala, tetapi kadang-kadang dapat menyebabkan masalah bagi bayi yang lahir dari ibu terinfeksi. Gangguan pada bayi baru lahir dapat termasuk gangguan pendengaran, cacat mental dan kebutaan.

KUPANG, Dalam rangka mengantispasi  peningkatan Kasus DDB di Kota Kupang selama beberapa minggu terakhir di bulan Januari hingga Februari 2012, maka Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr. I. Wayan. Ari. Wijana. S. Putra,M.Si, menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk melaksanakan kegiatan Tanggap DBD. Rangkaian kegiatan seperti pendistribusian dan penaburan Abate, Penyuluhan Keliling Kelompok untuk menstimulasi masyarakat mencegah DBD, fooging focus pada wilayah dengan potensi kasus DBD tertinggi, dan rangkaian kegiatan lainnya dipersiapkan jajaran Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk mencegah DBD. Selain itu seluruh Puskesmas di Kota Kupang juga akan disiagakan selama 24 jam penuh setiap hari untuk menangani setiap pasien DBD yang ingin datang berobat setiap harinya.

Kamis, 23 Februari 2012 11:36

Lokakarya DTPS KIBBLA Tahun 2012

Kupang, 20  Februari 2012, Dalam rangka mendukung Millenium Development Goals 2015 (MDGs 2015) Bidang Kesehatan yakni menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi secara Nasional, maka Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kupang (BAPPEDA) bekerja sama dengan AIP-MNH (Australian Indonesian partnership for Maternal Perinatal Health) melaksanakan Kegiatan Lokakarya DTPS (District Team Problem Solving) KIBBLA (Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, dan Anak Balita) Tahun 2012.

Kupang, 24 Pebruari 2012, Dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan yang memadai bagi masyarakat maka dalam beberapa Tahun terakhir Pemerintah Pusat mengalokasikan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas sebagai bentuk kegiatan inovatif untuk meningkatkan peran dan fungsi Puskesmas sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain dana BOK adapula dana bantuan inovatif lainnya seperti Dana Jamkesmas dan Jampersal atau Jaminan Persalinan yang diperuntukan  sebagai biaya persalinan bagi Ibu bersalin di seluruh Indonesia.

KUPANG, dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan berbasis pemecahan masalah dan pendekatan kebutuhan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, maka kegiatan evaluasi capaian keberhasilan dan kendala dalam melaksanakan pelayanan kesehatan wajib dilakukan oleh pihak penyedia layanan kesehatan. Untuk menanggapi hal tersebut maka pada tanggal 24 Pebruari 2012, bertempat di Aula Serba guna Fatufeto, Puskesmas Alak melaksanakan Rapat Minilokakarya Tingkat Puskesmas Alak.
Jumat, 24 Februari 2012 21:20

Orang Indonesia kian Pendek dan Gemuk

Pola Konsumsi makanan yang tak berimbang menyebabkan struktur tubuh anak-anak Indonesia semakin tidak ideal. Jika tidak segera diatasi, karakter fisik manusia Indonesia kedepan adalah pendek dan gemuk. "Tubuh pendek terkait kondisi ekonomi, sedangkan gemuk berhubungan dengan pola makan seseorang.
Halaman 2 dari 5

Mitra Dinkes

Situs Pemerintah Kota Kupang - NTT
Situs Resmi Pemerintah Kota Kupang - NTT
Bappeda Kota Kupang
Website Resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kupang
Puskesmas Pasir Panjang
Melayani dengan CERIA: Cepat,Empati, Ramah, Inovatif & Akurat
Puskesmas Kupang Kota
Profil & Kegiatan Puskesmas Kupang Kota
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
SIKDA NTT
Website Resmi SIKDA NTT

Feedback

james faot
Sabtu, 01 September 2012 lalu, Kami mengundang Dinkes Kota Kupang sebagai salah satu na...
Bungsu
mantaappzz....!!!
crew perencanaan dinkeskot,,kereennzzz... (siapa dulu bosnya,, k len tu pasti, xixixi...