Demam Musik bervolume keras, sepertinya tidak ada matinya. Banyak sekali kaum muda yang hobi untuk mendengarkan music dengan volume diambang batas maksimal suara yang harusnya bisa didengar manusia. Kenyataan ini mungkin paling banyak ditemui didalam angkutan-angkutan umum di Kota Kupang yang banyak menyajikan jenis musik terbaru dengan volume diatas rata-rata. Bahkan hingga saat ini kemudian muncul stereotype yang menyatakan angkutan dengan sajian music volume keras lebih mudah mendapatkan penumpang yang rata-rata kaum muda dibandingkan yang menyajikan music dengan volume normal.

Published in Artikel Kesehatan
Selasa, 03 Juli 2012 10:08

Semangka Lokal Banjiri Kota Kupang

Dalam Beberapa minggu terkahir ini kita melihat banyak sekali penjual "dadakan" buah semangka yang berjualan di sepanjang jalan protokol di Kota Kupang. sebagian penjual semangka banyak berjualan di daerah oesapa, oebobo, dan dalam pasar-pasar tradisional di Kota Kupang. Dengan banyaknya buah semangka yang "membanjiri" Kota Kupang, maka sebenarnya ini menjadi berkah tersendiri buat masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, karena menjadi lebih mudah untuk mendapatkan buah tersebut. Harga jual buah inipun menjadi semakin terjangkau karena, banyaknya buah yang dijual.

Published in Artikel Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Kupang mengikuti Pawai dan Karnaval dalam rangka HUT Daerah Kota Kupang ke-15 yang dilaksanakan pada Rabu (27/04) siang sekitar pukul 14.00 WITA. Pawai ini berlangsung dengan meriah dan tertib dan diikuti oleh kurang lebih tigaribu personil dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat di Kota Kupang

Published in Warta Dinkes
Sabtu, 29 Oktober 2011 15:12

Supervisi Lokakarya Mini Puskesmas

Sesuai dengan amanat SKN 2004, dimana Puskesmas merupakan unit pelayanan kesehatan tingkat pertama, yang dalam melaksanakan kegiatannya Puskesmas mempunyai kewenangan untuk melakukan pengelolaan program kegiatannya. Sehingga perlu didukung oleh kemampuan manajemen yang baik. Manajemen Puskesmas merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik yang meliputi perencanaan, penggerakan pelaksanaan serta pengendalian, pengawasan dan penilaian. Penerapan manajemen pergerakan pelaksanaan dilakukan melalui forum pertemuan yang dikenal dengan Mini Lokakarya atau Lokakarya Mini.

Published in Warta Dinkes

KUPANG, 29 Februari 2011, Melalui data yang dirilis Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Kupang, Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau disingkat ISPA menjadi penyakit terbanyak yang diderita masyarakat Kota Kupang selama tahun 2011 melalui rekapan kunjungan pasien di seluruh Puskesmas dan klinik swasta di wilayah Kota Kupang. ISPA juga dikenal sebagai Acute Respiratory Infections (ARI).

Published in Warta Dinkes

SENYUM, SAPA SALAM, SOPAN dan SANTUN adalah salah satu janji pelayanan dari seluruh staf Puskesmas Bakunase. Janji – janji pelayanan ini disusun sesuai dengan hasil Survey Pengaduan Masyarakat yang sebelumnya sudah dilaksanakan.
Janji ini dibacakan oleh Kepala Puskesmas pada saat pelaksanaan kegiatan Lokakarya Eksternal yang dihadiri oleh Wakil Walikota Kupang dan stake holder lain di tingkat Kota pada tanggal 8 Maret 2012 di Puskesmas Bakunase.

Published in Warta Dinkes

Kita sadari bahwa Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang ada saat ini masih jauh dari kondisi ideal, serta belum mampu menyediakan data dan informasi kesehatan yang evidence based untuk pembangunan kesehatan yang efektif. Berbagai masalah klasik masih dihadapi dalam penyelenggaraan SIK. Di antaranya adalah kegiatan pengelolaan data dan informasi belum terintegrasi dan terkoordinasi dalam satu mekanisme kerjasama yang baik. Adanya “overlapping” kegiatan dalam pengumpulan dan pengolahan data, di mana masing-masing unit mengumpulkan datanya sendiri-sendiri dengan berbagai instrumentnya di setiap unit kerja baik di pusat maupun di daerah.

Published in Warta Dinkes

Salah satu permasalahan gizi yang menonjol di Provinsi NTT adalah tingginya prevalensi balita gizi buruk. Hasil Riskesdes Depkes RI tahun 2007 menunjukkan prevalensi gizi kurang gizi balita sebesar 33,6% atau hampir dua kali lipat angka nasional yang sebesar 18,4%. Pemerintah Provinsi NTT sejak tahun 2005 menetapkan kebijakan penanganan gizi buruk dengan standar Kejadian Luar Biasa (KLB). Seluruh balita harus ditimbang dan dimonitor pertumbuhan secara rutin setiap bulan di posyandu dan jika ditemukan adanya balita gizi buruk harus segera ditangani dalam waktu 1 x 24 jam.

Published in Warta Dinkes

Sejak tiga tahun  terakhir ini pemerintah Kota Kupang sedang berupaya Kota Kupang menuju Kota Layak Anak (KLA), dalam Kota Layak Anak masyarakat dan pemerintah didorong untuk memenuhi seluruh Hak Anak, mulai dari hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi. Dalam Kota Layak Anak semua semua pelayanan publik yang berkaiatan dengan anak mesti memberikan pelayanan yang Ramah Anak, sehingga anak-anak yang menerima pelayanan tersebut anak harus merasa aman, nyaman dan gembira.

Published in Warta Dinkes
Halaman 2 dari 2

Mitra Dinkes

Situs Pemerintah Kota Kupang - NTT
Situs Resmi Pemerintah Kota Kupang - NTT
Bappeda Kota Kupang
Website Resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kupang
Puskesmas Pasir Panjang
Melayani dengan CERIA: Cepat,Empati, Ramah, Inovatif & Akurat
Puskesmas Kupang Kota
Profil & Kegiatan Puskesmas Kupang Kota
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
SIKDA NTT
Website Resmi SIKDA NTT

Feedback

james faot
Sabtu, 01 September 2012 lalu, Kami mengundang Dinkes Kota Kupang sebagai salah satu na...
Bungsu
mantaappzz....!!!
crew perencanaan dinkeskot,,kereennzzz... (siapa dulu bosnya,, k len tu pasti, xixixi...